News
Loading...

Pengembangan Bahasa Indonesia



Pengembangan Bahasa, Pengembangan Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia

Pengertian Pengembangan Bahasa 

Pengembangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah cara, proses atau perbuatan mengembangkan. Pengembangan bahasa Indonesia berarti merupakan cara, proses atau perbuatan untuk mengembangkan bahasa Indonesia.

Pengembangan bahasa tidak melalui perencanaan ataupun berkembang dengan sendirinya, tetapi mengikuti arus perkembangan pembangunan nasional. Masyarakat yang membangun dan memgembangkan penyelenggaraan tata usaha kenegaraannya di dalam berbagai bidangnya seperti politik, ekonomi, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, organisasi masyarakat lainnya mempunyai jaringan perhubungan dengan masyarakat lainnya. Hubungan masyarakat tersebut memakai dua bahasa, bahasa pertama dan bahasa kedua sehingga akan menimbulkan bahasa ketiga. Bahasa ketiga inilah yang akan memberikan konstribusi pengembangan pada bahasa ke dua masyarakat itu.

Pengembangan ditujukan pada upaya peningkatan mutu daya ungkap bahasa Indonesia. Peningkatan mutu daya ungkap itu meliputi perluasan kosakata bahasa Indonesia dan pemantapan kaidah-kaidahnya sejalan dengan tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi serta kebudayaan yang amat pesat.. Upaya untuk terus mengembangkan bahasa Indonesia agar menjadi bahasa yang dapat menjadi wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diamanatkan hampir dalam setiap Kongres Bahasa Indonesia.

Kongres Bahasa Indonesia VIII (Jakarta, 14–17 Oktober 2003) kembali menegaskan perlunya pengembangan bahasa Indonesia dalam kaitan fungsi bahasa ini sebagai sebagai sarana komunikasi dalam pengembangan ilmu dan teknologi serta seni. Untuk fungsi itu juga, atas bahasa Indonesia perlu dilakukan pemantapan struktur bahasa. Pemerkayaan bahasa Indonesia perlu juga memanfaatkan berbagai sumber dari bahasa daerah secara proporsional. Mutu dan daya ungkap bahasa Indonesia perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan sehingga dapat menjadi sarana yang lebih ampuh dalam pengembangan ilmu dan teknologi serta seni.  Jadi, dapat dirangkum bahwa arah tujuan pengembangan kosakata bahasa Indonesia sebagai berikut.

  • Menyediakan kosakata ilmu pengetahuan
  • Memperlengkap kata-kata yang diperlukan di dalam dunia ilmu pengetahuan dan kebudayaan
  • Menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah dan modern

Fungsi Pengembangan Bahasa 

Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial (Keraf, 1997: 3).

Derasnya arus globalisasi di dalam kehidupan kita akan berdampak pula pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia mau tidak mau harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi.  Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, yang dalam itu, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan iptek itu (Sunaryo, 1993, 1995).

Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berfikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).

Strategi Pengembangan Bahasa 

Pengembangan ditujukan pada upaya peningkatan mutu daya ungkap bahasa Indonesia. Peningkatan mutu daya ungkap itu meliputi perluasan kosakata bahasa Indonesia dan pemantapan kaidah-kaidahnya sejalan dengan tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi serta kebudayaan yang amat pesat.Upaya pengembangan kosakata bahasa Indonesia dilakukan dengan berbagai strategi, antara lain : (1) mengangkat kembali kata-kata lama yang sudah usang (terpendam) dengan pemaknaan baru, (2) meminjam kata-kata dari bahasa daerah atau dari bahasa asing untuk mengisi kekosongan konsep atau menambah kesinoniman dengan kosakata yang sudah ada sebelumnya, dan (3) membentuk kata-kata baru, baik melalui akar kata maupun melalui proses morfologis.

Selain Pengembangan kosakata dalam bahasa indonesia, upaya lain yang dapat digunakan untuk mengembangkan bahasa Indonesia antara lain:

1. Perluasan Pemakai Bahasa.

Perluasan pemakaian bahasa adalah salah satu cara efektif pada pengembangan suatu bahasa. Semakin banyak penutur suatu bahasa akan mengalami pengembangan dan peningkatan yang baik. Bahasa Indonesia akan tetap pada kedudukan dan fungsinya yang sebenarnya yaitu sebagai bahasa negara dan sebagai bahasa resmi kenegaraan, karena fungsi dan pemakaiannya digunakan pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

2. Pembinaan Kepada Masyaakat.

Pentingnya pembinaan dan pengembangan bahasa kepada masyarakat akan menjaga fungsi dan peranan suatu bahasa. Sikap bahasa yang positif terhadap bahasa akan menjaga kelestarian suatu bahasa tersebut. Bahasa mendapatkan kedudukan dan perhatian yang seharusnya, sehingga meningkatnya mutu pada pengunaan bahasa Indonesia.

3. Penelitian Bahasa.

Penelitian bahasa adalah salah satu bentuk pengembangan bahasa. Melalui penelitian yang seksama dan program penggunaan bahasa akan membantu proses pengembangan bahasa yang diharapkan. Penelitian bahasa adalah salah satu bentuk dari perencaan pada pengembangan bahasa.

4. Pengembangan Bahasa Melalui Media Massa

Media massa (cetak ataupun elektronik) setiap hari mengunjungi masyarakat dengan menggunakan sarana bahasa Indonesia. Oleh karena itu, media massa memiliki fungsi yang amat strategis dalam upaya pengembangan ataupun pembinaan bahasa Indonesia. Bahkan, sering terjadi media massa dijadikan acuan dalam penggunaan bahasa Indonesia. Sugono (2008) mengemukan dalam hubungan dengan pengembangan bahasa Indonesia media massa dapat mengambil peran dalam penggalian dan penyebarluasan kosakata dari khazanah budaya daerah. Penggalian budaya daerah ke dalam bahasa Indonesia itu akan memperkaya kosakata bahasa Indonesia yang sekaligus mengimbangi laju pertumbuhan kosakata bahasa Indonesia dari penyerapan kosakata bahasa asing. Selama pengungkapan budaya daerah tersebut belum terdapat dalam kosakata bahasa Indonesia, pengambilan kosakata bahasa daerah dalam pengungkapan budaya daerah tersebut akan memperkaya kosakata bahasa Indonesia. Misalnya, kata kaharingan, ganihut, dan mandau adalah contoh pengangkatan kosakata bahasa daerah yang memperkaya bahasa Indonesia. Kata ngaben, pura, galungan, dan subak adalah kata-kata bahasa Bali yang masuk ke dalam bahasa Indonesia. Dengan kata lain, media massa memiliki peran yang amat penting dalam pengayaan kosakata bahasa Indonesia sekaligus penyebarluasannya ke masyarakat Indonesia di luar wilayah bahasa daerah yang bersangkutan, bahkan ke penutur di luar Indonesia.


Demikianlah pembahasan materi mengenai Pengembangan Bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments