News
Loading...

Cara Mengubah Kecepatan Fan di Komputer

Kebanyakan motherboard komputer baru dilengkapi dengan pengendali modulasi yang dapat digunakan untuk mengontrol putaran per menit dari kipas pendingin internal. Apakah salah satu komputer kalian pernah mengalami masalah kepanasan atau hanya berjalan sedikit panas, menaikkan kecepatan kipas akan meningkatkan aliran udara internal, membantu komputer kalian menjadi dingin. Menu BIOS adalah tempat untuk menyesuaikan kecepatan kipas.

Cara mengubah kecepatan Fan di komputer



Sebelum kita masuk cara mengubah, ayo kita baca dibawah ini:

Fan adalah semua kipas yang terdapat di dalam casing komputer, fan ini ada yang menempel di casing ada juga yang menempel di atas heatsink.

Saat anda menyalakan komputer dan menggunakannya untuk beberapa waktu lamanya, maka komputer tersebut akan menimbulkan panas pada beberapa bagian komponennya. Untuk mendinginkan komponen tersebut serta untuk menghindari panas yang berlebih maka digunakan kipas dalam komputer. Komponen pendingin yang utama dalam komputer adalah kipas pendingin pada CPU (Prosesor). Jika panas yang dihasilkan tidak dapat diatasi maka dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada beberapa komponen komputer. Meskipun komputer telah dirancang sedemikian rupa, namun kipas pendingin tetaplah diperlukan untuk menangkis panas yang dihasilkan oleh komponen-komponen komputer.

Fungsi utama dari sebuah kipas komputer adalah mengeluarkan panas dan menggantinya dengan udara segar ke dalam sistem. Kipas pendingin ini telah dirancang agar sesuai ditempatkan pada motherboard atau hard disk drive. Ada sekitar 3 atau 4 baling-baling kipas pada CPU. Ada juga komputer yang telah dirancang khusus sudah mempunyai kipas extra yang ditempelkan pada casing komputer yang terbuat dari alumunium, namun demikian kipas tersebut tidaklah cukup untuk meredam panas yang dihasilkan oleh CPU sehingga tetap harus dipasang kipas pendingin CPU, apalagi untuk komputer yang digunakan antara antara 12 hingga 15 jam sehari sehingga kipas tersebut tidak akan cukup untuk memberikan ventilasi udara yang memadai. Oleh karena itu kipas pendingin untuk CPU didesain dan telah terbukti mampu meredam panas yang dihasilkan oleh CPU walaupun komputer dioperasikan dalam jangka waktu yang lama.

Funghsi utama dari pendingin CPU adalah menjaga agar CPU tetap dalam suhu yang masih dapat ditolerir oleh CPU tersebut. Tetapi fungsi itu dapat terganggu oleh debu yang menempel pada baling-baling kipas pendingin CPU. Debu tersebut sedikit demi sedikit akan mengurangi kinerja kipas pendingin tersebut karena semakin banyak debu yang menempel maka akan semakin berat putaran pada kipas pendingin. Oleh karena itu diperlukan perawatan secara rutin untuk membersihkan debu yang menempel pada kipas pendingin CPU.


Baiklah, berikut adalah caranya :

1. Hidupkan ulang komputer dan tunggu layar pengaktifan Power-On Self-Test pertama muncul. Tekan tombol yang ditunjukkan pada layar untuk masuk ke BIOS. Tombol biasanya akan "Del," "Esc," "F12" atau "F10" tetapi akan berbeda-beda menurut motherboard masing-masing kalian.

2. Gunakan tombol panah pada keyboard kalian untuk menggulir melalui menu BIOS ke "Monitor," "Status" atau submenu yang sama namanya. Pilih opsi "Fan Speed ​​Control" dari submenu untuk membuka kontrol kipas.

3. Gulir ke bawah ke bagian "Fan Speed ​​Control" di halaman. Bagian ini berisi pengaturan RPM untuk penggemar komputer. Pilih kipas yang kalian inginkan untuk muncul dan tekan "Enter." Pilih kecepatan yang diinginkan dari daftar (misalnya: "400 RPM" atau "500 RPM") dan tekan "Enter" lagi untuk menyimpan pengaturan. Perhatikan bahwa kontroler PWM motherboard tidak akan memungkinkan kalian untuk menyalakannya melebihi kecepatan pengenal kipas.

4. Ulangi langkah sebelumnya  tingkatkan kecepatannya. Setelah selesai, tekan tombol "Esc" berulang kali hingga Anda disajikan dengan menu "Exit". Pilih opsi "Save Changes and Reset" untuk mengonfirmasi perubahan kecepatan kipas; komputer kalian sekarang akan restart.



Baca juga : Perbedaan Modem dan Router 
Baca juga : Jenis-jenis Konektor Fiber Optik

Post a Comment

0 Comments